Saat ini printer merupakan salah satu alat yang cukup vital
bagi kehidupan manusia. Printer kini tidak hanya digunakan oleh
instansi-instansi tertentu saja, hampir semua instansi dan bahkan rumah
membutuhkan printer untuk mencetak dokumen. Mungkin era digitalisasi telah
hadir, tapi hal tersebut tak lantas membuat kegunaan printer menjadi berkurang.
Sama seperti perangkat keras lainnya, printer pun terkadang juga mengalami
masalah yang mampu menghambat kinerja dari penggunanya. Tenang, pada artikel
ini kami akan memberikan tips untuk mengatasi 10 masalah pada printer dan cara
mengatasinya.
Overview
Jika anda merupakan seorang pengguna printer, anda pasti sering menemukan
printer anda mengalami masalah. Dengan berbagai masalah tersebut tentunya ada
beberapa masalah yang sering muncul pada printer. Masalah seperti kecepatan
cetak yang menurun atau keluarnya garis-garis pada printer merupakan salah satu
masalah yang sering muncul. Dengan masalah yang seperti ini, anda tidak perlu
membawa printer tersebut ke pihak pusat servis. Beberapa cara bisa anda lakukan
untuk mengatasi masalah tersebut. Di bawah ini kami akan memberikan 10 masalah
pada printer dan cara mengatasinya. Perlu diingat bahwa tips ini hanya bisa
digunakan pada printer berjenis inkjet atau laser.
1. Kecepatan cetak yang terlalu lama
Apakah anda pernah mengalami masalah kecepatan cetak printer yang terkadang
menjadi sangat lambat? Jika iya, anda tidak perlu bingung dan terburu-buru
membawa printer anda ke tempat servis. Tetap tenang dan coba lakukan cara ini.
Cara mengatasi kecepatan cetak yang terlalu lama
Anda bisa meningkatkan kecepatan
cetak dan menghemat tinta pada proses mencetak dengan cara menurunkan kualitas
cetak. Ketika kualitas cetak menurun, otomatis kecepatan cetak menjadi lebih
cepat dan pengeluaran tinta menjadi lebih hemat. Mungkin pengaturan tiap
printer sangat berbeda-beda, tapi sebenarnya langkah-langkahnya sama saja. Pilih
menu Print anda Properties dan cari pengaturan untuk menurunkan kualitas
cetak. Jika anda pengguna HP Photosmart 8450, anda bisa mengaturnya secara
instan dengan mengubah pengaturan Normal to Fast Draft. Cara lain yang
bisa anda gunakan untuk meningkatkan kecepatan cetak adalah anda bisa mencoba
untuk mencetak dokumen dari web tanpa menggunakan grafik, jadi hanya karakter
saja, serta tambahkan RAM pada printer anda.
2. Pengeluaran tinta terlalu
mahal
Masalah lain yang sering terjadi
pada printer adalah pengeluran tinta yang terkadang terlalu boros sehingga
menyebabkan pembengkakan pada biaya pengeluaran. Sebelumnya pernah kami bahas
di tips memilih printer (baca disini), bahwa terkadang printer yang
memiliki harga murah, membutuhkan biaya cetak yang mahal. Sedangkan untuk
printer yang memiliki harga mahal, cenderung lebih efisien dalam mengeluarkan
tinta.
Untuk masalah ini, kami tidak
bisa menyarankan anda untuk membeli tinta dari produsen-produsen pihak ketiga. Salah
satu cara yang bisa anda lakukan adalah dengan membeli cartridge yang memiliki
kapasitas yang lebih tinggi. Jika volume cetak anda tiap harinya cukup
besar, anda bisa membeli cartridge yang memiliki volume cetak lebih dari
250 lembar.
3. Windows selalu mengirimkan
tugas cetak ke printer yang salah
Hal ini jarang terjadi pada
penggunaan printer di rumah, tapi hal ini sangat sering terjadi pada penggunaan
di kantor. Hal tersebut tidak lain karena kantor terkadang memiliki lebih dari
1 printer untuk mencetak berbagai dokumen. Terkadang, Windows melakukan
kesalahan dalam mengirimkan data yang akan dicetak, sehingga dokumen yang ingin
dicetak tidak dicetak menggunakan printer yang dituju.
Cara mengatasi Windows yang mengirim tugas cetak ke
printer yang salah
Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Windows selalu mendeteksi printer terbaru
sebagai printer yang akan selalu digunakan saat mencetak dokumen (
default
printer). Untuk memperbaiki masalah ini, anda bisa menekan tombol Windows
pada
keyboard, lalu pilih menu
Devices and Printers. Pada menu
Printers
and Faxes, klik kanan pada printer yang anda inginkan, lalu pilih menu
Set
as default printer untuk menjadikan printer tersebut sebagai printer utama.
4. Hasil cetak kurang tebal, terdapat bercak atau terdapat garis horisontal
Jika masalah pada printer ini terjadi, maka satu hal yang bisa dipastikan
adalah print head milik anda mengalami kebuntuan. Masalah ini sering terjadi
pada printer jenis inkjet. Printer jenis inkjet memang sering mengalami masalah
kebuntuan head ketika jarang digunakan atau digunakan dengan frekuensi
pemakaian yang rendah. Tidak usah bingung dan ragu, karena setiap printer telah
dibekali dengan program perawatan (
utility program). Program perawatan
ini mampu membersihkan tinta yang kering, dan anda bisa mencobanya dengan
mencetak
test page untuk mengetahui apakah head sudah berjalan sesuai
tugasnya.
Cara mengatasi masalah hasil cetak kurang tebal,
timbul bercak dan muncul garis horisontal
Untuk melakukan hal tersebut, setiap printer memiliki programnya
sendiri-sendiri tergantung dari pihak produsennya. Yang pasti, anda bisa
menekan menu Start dari Windows 7, lalu pilih
Devices and Printers atau
menu
Control Panel dan cari aplikasi perawatan dari printer. Dengan
melakukan hal tersebut, kemungkinan tinta yang kering menghilang semakin besar.
5. Printer memberikan peringatan tinta habis, padahal tinta belum habis
Terkadang perangkat lunak dari printer memberikan peringatan tinta habis,
padahal tinta belum habis dan masih ada banyak tinta yang bisa digunakan.
Masalah pada printer ini sering terjadi untuk printer inkjet dan tak jarang
kita bingung bagaimana cara mengatasinya. Kami memberikan tips yang mungkin
bisa saja berbahaya, namun tetap tidak ada salahnya untuk mencoba tips ini.
Jika masalah ini terjadi pada printer anda, anda bisa melakukan
reset
pada cartridges tinta. Reset pada cartridges tinta bisa saja membuat printer
memuat ulang pengaturan awal pada printer.
6. Kecepatan cetak printer wireless sangat lambat
Sebenarnya ini merupakan masalah printer wireless ketika printer tidak
bertemu dengan konektivitas yang sama. Tenang, karena keuntungan printer
wireless ini sebenarnya juga cukup banyak, hanya saja anda memerlukan sedikit
tenaga lebih untuk melakukan pengaturan pada awalnya.
Untuk mendapatkan performa terbaik dari printer wireless ada beberapa hal
yang harus anda perhatikan seperti, jumlah pengguna yang terhubung, jarak
penggunaan printer tersebut dan interface koneksi yang harus disesuaikan.
Printer wireless mungkin lebih nyaman ketika digunakan dalam rumah maupun
kantor, namun perlu diingat bahwa printer wireless memiliki jumlah pengguna
yang terbatas, setidaknya anda harus mengatur siapa saja pengguna yang bisa
mengakses printer ini.
Selain jumlah pengguna, jarak juga mempengaruhi kinerja printer wireless.
Semakin jauh printer tersebut dengan router atau PC anda, maka akan semakin
lama pula transfer data yang terjadi dan semakin lama transfer data yang ada
maka akan semakin lama pula kecepatan cetak dari printer. Terakhir,
kompatibilitas
interface Wi-Fi printer dengan router atau PC juga mendukung
kecepatan cetak printer.
7. Menggunakan tinta dari pihak ketiga
Kami sangat tidak merekomendasikan tinta dari pihak ketiga. Saat ini memang
cukup banyak pihak ketiga yang menyediakan tinta murah untuk alternatif
penggunaan. Dengan tinta yang murah, akan membuat biaya cetak menjadi rendah.
Sayangnya, hal tersebut berdampak buruk terhadap masa hidup cartridge dari
printer.
Oleh karena itu, kami tidak
menyarankan anda menggunakan tinta dari pihak ketiga.
Tinta dari pihak produsen memang
biasanya tergolong lebih mahal, namun setidaknya cartridge dari printer menjadi
tahan lama. Jika anda telah terlanjur menggunakan tinta pihak ketiga, kami
sangat menganjurkan untuk berhenti sebelum cartridge anda rusak.
Belum ada tanggapan untuk " Tips Memperbaiki Printer yang Bermasalah "
Post a Comment